ANALISIS KEBUTUHAN DIKLAT DI PEMERINTAHAN

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menekankan pada analisis data mengenai analisis kebutuhan diklat. Teknik yang digunakan adalah studi dokumen dan literature. DalamUU No 5 tahun 2014 pasal 70 ayat 1 dan 2 tentang Aparatur Sipil Negara yang menyatakan bahwa setiap pegawai ASN memiliki hak dan kesempatan untuk mengembangkan kompetensi.Pengembangan kompetensi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) antara lain melalui pendidikan dan pelatihan, seminar, kursus, dan penataran. Sayangnya belum banyaknya ASN yang dipenuhi haknya. Pada tahun 1999 Amstrong menyampaikan bahwa pendidikan dan pelatihan adalah modifikasi perilaku secara sistematis melalui usaha pelatihan dan pengembangan sebagai hasil dari pendidikan, instruksi, pengembangan dan rencana pengalaman. Agar pendidikan dan pelatihan mendapatkan hasil yang diharapkan maka dilakukan analisis kebutuhan diklat. Noe di tahun 2010 membuat tiga analisis untuk mengetahui kebutuhan diklat yaitu dengan analisis organisasi, analisis tugas dan analisis individu. Yang menjadi pertanyaan dalam penelitian ini adalah bagaimana analisis kebutuhan diklat di pemerintahan? Kata kunci: Pendidikan dan Pelatihan, Analisis Kebutuhan Diklat

Download PDF